EXPO LITERASI, AJANG PENYALURAN DAN PENUANGAN KEBISAAN PELAJAR SMEPPASSA DALAM MENGGELUTI DUNIA LITERASI

Majalah Dinding selalu menjadi suatu hal yang amat menarik untuk dibahas. Bagaimana karya tulis ini mampu menyesuaikan kontennya secara out of the box terhadap topik majalah dinding, mengapa coretan yang kita anggap tak karuan malah berpadu secara apik dengan tema yang ada pada majalah dinding, ataupun apa maksud dari penggunaan komponen ini di bagian itu. Jawaban-jawaban yang akan diulas oleh orang-orang di balik penggarapan majalah dinding tersebut tentu bakal menjadi sesuatu yang sangat menarik dan informatif untuk kita ketahui.

Mading yang tampak lebih bagus kerap membuat kita merasa iri, menumbuhkan rasa ingin untuk memiliki estetika mading selayaknya mading itu. Namun, apa gunanya sesuatu hal yang terlihat lebih indah tersebut melainkan untuk mewadahi dan menumpahkan inspirasi dan aspirasi? Manipulasi kecemburuan itu, dan lampaui dia. 

Selain itu, mading ada tidak melulu untuk dilihat, dipotret, dan dibagikan di beranekaragam aplikasi sosial. Mading tetap terikat dengan kaidah hakikinya, yakni Majalah Dinding, dengan cara menampilkan berbagai macam karya beralaskan literasi di atas latar lebar. Metode ini sungguh kreatif dan inovatif, menyalurkan segenap karya yang mungkin belum sempat tercurahkan dan menciptakan pemikiran baru di pandangan khalayak. Kreativitas akan penataan, orisinalitas dan kualitas karya, menariknya hiasan, maupun bahan-bahan penyokong mading amat menjadi perhatian, apalagi di tengah pergumulan kompetisi yang sengit. 

Oleh karena itu, instansi SMP Negeri 1 Pasirian menggelar sebuah pameran sekaligus sebagai ajang perlombaan, yakni Expo Literasi. Pameran perwujudan kemampuan berdayaguna siswa-siswi SMEPPASSA dalam menyikapi dunia literasi, dengan balutan efektivitas merokok dalam kehidupan sehari-hari. Pola pikir peserta didik akan dibuktikan melalui pengerahan kemampuan mereka terhadap buah karya yang mereka tuangkan, bisa berbentuk karta tulis, karya ilustrasi, karya atribut bergaya 3 dimensi, dan lain sebagainya. Perihal bagaimana mading mereka dapat menarik tatapan orang sebaik mungkin, agar fungsi sebenarnya mading mampu tersampaikan secara benar pula. 

Expo Literasi ini dilaksanakan dalam kurun waktu dua hari, yakni pada hari Kamis, tanggal 24 Maret 2022 hingga hari Jumat, tanggal 25 Maret 2022. Partisipannya adalah wajib seluruh kelas 7 dan 8, dengan mewakilkan dua siswa untuk menjadi “pengawal” mading milik kelas masing-masing. Mempresentasikan dan menawarkan mading dengan sempurna akan menjadi nilai plus bagi mereka. Para “pengawal” tersebut di-dress code untuk mengenakan pakaian tradisional kebudayaan Indonesia pada perhelatannya di hari Kamis dan Jumat itu. Busana yang mereka pakai kebanyakan difaktorisasi oleh fakta bahwa mayoritas dari mereka tumbuh di area Lumajang, sebuah kawasan berupa Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Timur. Alias, pakaian adat kebaya dapat kalian temukan dengan gampang di kalangan “pengawal” ini.

Konsep penilaiannya sungguh menyenangkan. Terdapat dua buah versi penilaian, yaitu skor oleh juri dan skor oleh peserta didik. Dewan juri ada guru, yang akan bersiap menilai dengan mengelilingi tiap lahan mading milik kelas masing-masing, dan memulai wawancara mereka. Sedangkan skor oleh peserta didik, digunakan sebuah stiker berwujud matahari yang tengah tersenyum sebagai bahan penilaiannya. Siswa-siswi yang telah mendapat izin untuk berkontribusi dalam voting bakal diberikan stiker tersebut oleh petugas terima tamu, dan kemudian memberikannya pada “pengawal” mading masing-masing kelas sebagai bukti bahwa mereka paling menyukai mading tersebut daripada mading-mading lainnya. Setelah itu, para “pengawal” itu akan menempelkannya pada mading dan membiarkannya bertengger di situ untuk pada akhirnya dihitung kembali oleh petugas penghitung di akhir acara.

Lahan mading masing-masing kelas disusun dengan gaya huruf ‘U‘. Di bagian tengahnya yang kosong ditata meja-meja bertaplak sebagai wadah pameran beragam karya siswa, seperti karya tulis dalam bentuk buku, karya ilustrasi dalam penjagaan pigura, beragam karya tangan berupa tempat tisu yang lucu, beserta piagam-piagam penghargaan yang telah diraih instansi dalam pergelutannya di dunia literasi. 

Siswa-siswi tersebut amat profesional dalam hal mewarnai lahan mading mereka agar tampak lebih hidup. Seperti pemasangan lampu kelap-kelip, peletakan selendang-selendang pada kursi penyangga mading mereka, ataupun penataan berbagai macam jenis bunga di tepian lahan. Seragam “pengawal” pun tak kalah menawan daripada itu, sepertinya juga, para peserta didik pun dapat diakui sangat menunjukkan kesukaan mereka dalam mengurai dunia fashion sehingga mampu bersahabat dengan diri mereka. 

Last but not least, berhubungan dengan suksesnya lembaga pendidikan SMEPPASSA dalam mengatur situs literasi mereka yang telah diluncurkan sedari tahun lalu sehingga berhasil memperoleh akreditasi dari hal itu, pihak panitia pun mengadakan serah terima piagam di antara rundown Expo Literasi terhadap mereka yang berhak. Semacam keberhasilan SMEPPASSA dalam meraih peringkat pertama di ajang kompetisi literasi Nyalanesia beserta guru aktif penebur gerakan literasi di lingkungan sekolah, juga duta-duta literasi dari pihak pelajar.


 

“Jadikan semuanya sesimpel mungkin, namun tidaklah lebih simpel,” – Albert Einstein

 

Jumat, 25 Maret 2022

 

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

IMG-20231031-WA0039

Sarana media majalah dinding

Hiii teman-teman SMEPPASSAGimana kabarnya hari ini?semoga baik ya. Kemajuan suatu organisasi sangat tergantung pada motivasi, usaha, dan kreatifitas Sumber Daya Manusia yang menjalankan roda organisasi tersebut. Suatu organisasi dapat berkembang sesuai dengan tuntutan dan kemajuan zaman apabila memiliki Sumber Daya Manusia yang unggul, karena anggota-anggotanya memiliki kemampuan untuk merancang, menjalankan dan nmengontrol program kerja yang

Baca selengkapnya...
IMG-20230630-WA0000

Idul Adha di SMPN 01 PASIRIAN

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Haloo warga Smeppassa👋Kalian tau ga nii pada tanggal 29 Juni 2023 SMPN 01 PASIRIAN mengadakan sholat Idul Adha berjamaah dimasjid Roudlotut Tholibin yang tepatnya ada di dalam sekolah SMPN 01 PASIRIAN, yang ikut serta sholat berjamaah bukan hanya siswa siswi Smeppassa saja melainkan warga-warga sekitar sekolah yang turut serta. Sholat Idul Adha

Baca selengkapnya...
20230620_102526(0)

CLASSMEETING DAY 2

Halo SMEPPASSA! Classmeeting adalah kegiatan perlombaan yang dilakukan oleh antar kelas seusai dilaksanakannya ujian semester.Nah pada akhir semester tahun ini, SMEPPASSA mengadakan kegiatan classmeeting yang dilaksanakan pada tanggal 19, 20, 21 Juni 2023. Dan pada hari Selasa, tanggal 20 Juni 2023, SMEPPASSA melaksanakan kegiatan classmeeting hari ke-2. Pada kegiatan classmeeting kali ini SMEPPASSA mengadakan 4

Baca selengkapnya...
IMG-20230418-WA0007

PELATIHAN QIRO’A BERSAMA PESERTA DIDIK SMPN1PASRIRIAN

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh   HALLO !! SMEPPASSA Kalian tahu tidak ? pasti belum pada tahukan ? Yaudah yuk mari baca bersama-sama      Jadi pada hari Senin tanggal 17 April 2023 mengadakan kegiatan pelatihan Qiro’ah.   Kegiatan pelatihan bertempat di Lab.IPA SMPN 1 PASIRIAN sekitar pada jam 08.35 – 11.00. Kegiatan ini diikuti oleh peserta

Baca selengkapnya...
IMG_20230116_213747_039-8db29f36

PENDIDIKAN BAGI MASA DEPAN

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh “Hanya pendidikan yang bisa menyelamatkan masa depan, tanpa pendidikan Indonesia tak mungkin bertahan” Pendidikan sangat berdampak besar bagi pengaruh perkembangan masa depan. Tidak hanya untuk diri sendiri, bahkan dapat pula berpengaruh bagi bangsa dan Negara Repubik Indonesia. bagaimanapun cara kita menempuh pendidikan tersebut, asal kita mau serius dalam menjalaninya maka, sangat berdampak besar bagi masa depan

Baca selengkapnya...